OPM dan TPNPB tidak tahu KLB WPA di Vanimo

Reporter: Victor Mambor

Jayapura, Jubi – Juru bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB), Sebby Sambom mengatakan dia maupun TPNPB tidak terlibat dalam Kongres Luar Biasa I yang diselenggarakan oleh West Papua Army (WPA) seperti yang dikemukakan oleh Juru Bicara United Liberation Movement for West Papua, Jacob Rumbiak.

“Saya dengar Kongres Luar Biasa (KLB) itu diselenggarakan di Vanimo pada bulan Mei lalu. Tapi kami tidak tahu sama sekali. Jadi kami menolak semua hasil KLB itu,” ungkap Sebby Sambom, Kamis (4/7/2019) melalui sambungan telepon.

Namun Sebby mengaku diberitahukan oleh pihak ULMWP mengenai adanya KLB tersebut. Saat itu, Sebby mengatakan kepada pihak ULMWP yang diwakili oleh Biro Pertahanan dan Keamanan ULMWP untuk berkoordinasi terlebih dulu.

“Tapi mereka tidak koordinasi, tiba-tiba saja kasih undangan. Kami tidak terbiasa dengan hal seperti itu. Karena organisasi TPNPB ini manajemennya jelas,” lanjut Sebby.

Berkaitan dengan klaim yang disampaikan oleh Jacob Rumbiak, Sebby mengatakan klaim tersebut tidak bisa dipercaya karena beberapa komandan sayap militer Organisasi Papua Merdeka seperti Goliat Tabuni, Egianus Kogoya dan Puron Wenda tidak ada dalam KLB itu.

Ia menegaskan, TPNPB maupun OPM yang dipimpin Jeffrey Bomanak tidak ada kaitannya sama sekali dengan WPA. OPM, menurut Sebby telah mengeluarkan pernyataan penolakan klaim ULMWP.

Hal ini dibenarkan oleh Jeffrey Bomanak. Menurutnya, OPM dan TPNPB menolak dan menyangkal klaim yang dibuat dalam pernyataan politik tentang dugaan “merger militer” TPNPB, TRWP (Tentara Revolusi West Papua) dan Tentara Nasional Papua Barat (TNPB)

“Saya harus menekankan dengan tegas bahwa Tentara Pembebabasan Nasional OPM TPN bukan bagian dari ULMWP. Mulai 1 Juli 2019 dan selanjutnya, ULMWP harus berhenti menggunakan nama OPM untuk mendapatkan legitimasi politik di tingkat internasional,” katanya. (*)

Add Comment