Kasus penembakan SD, Mandacan turun tangan

Manokwari, Jubi – Keluarga korban penembakan hingga meninggal dunia di jalan Reremi permai Distrik Manokwari Barat mendesak kepolisian untuk menghadirkan pelaku penembakan yang diduga oknum anggota Polisi.

Tuntutan ini disampaikan keluarga korban usai mengarak jenazah SD dari kamar mayat RSUD Manokwari ke Polres Manokwari sekitar pukul 14.00 WP. Jenazah sempat disemayamkan di halaman kantor Polres Manokwari sebagai bentuk kekecewaan kepada jajaran Kepolisian. Situasi sempat memanas ketika keluarga korban menuntut hukuman denda nyawa sesuai aturan adat yang diikuti korban.

Aksi ini mendapat perhatian dari Gubernur Dominggus Mandacan. Ia mendatangi Polres Manokwari untuk menenangkan pihak keluarga korban dan meminta korban segera dimakamkan.

“Saya minta kita tetap tenang, serahkan semua proses hukum yang berjalan. Saya sudah sampaikan ini kepada Kapolda Papua Barat. Supaya kalau datanya lengkap akan diproses sesuai prosedur hukum,” ujar Mandacan kepada keluarga korban, Minggu (3/3/2019).

Gubernur juga mengatakan akan turut serta mengantar pulang jenazah kerumah duka dan membantu proses pemakaman.

Sementara itu, Kapolres Manokwari, AKBP Adam Erwindi mengatakan saat ini terduga pelaku sudah ditangani oleh Provos. Ia berjanji proses hukum akan dilakukan secara adil dan transparan. Ia juga mempersilahkan pihak keluarga untuk mengawal proses hukum kepada terduga pelaku.

“Oknum anggota terduga pelaku sudah diperiksa provos Polda Papua Barat. Silahkan dikawal proses hukumnya,” ujar Kapolres. (*)

Editor: Edho Sinaga

Add Comment