Awas! Babi-Babi Murah Beracun Dijual Di Tanah Papua

Catatan:

Dari cara bercerita bukan tulisan cerita Orang Asli Papua (OAP) tetapi dari isi informasi kelihatan OAP. PAPUA.News berpendapat liputan ini hanya untuk memperingatkan OAP supaya selalu menggunakan “OTAK”, untuk memikirkan apa yang dilakukan, apa yang di makan dan diminum, dan di mana makan dan minum, dan bagaimana proses makan-minum.

PAPUA.news telah melaporkan pada tanggal 8 Maret 2019, dua orang pembela Alam/Adat Papua meninggal dunia di Rumah Sakit Dian Harapan Waena, datang dalam kondisi hidup, pulang dalam kondisi mayat.

Arinya OAP saat ini harus HATI-HATI!

*******

Informasi rahasia dari intel ada seorang intel yang mengaku pada Hamba Tuhan dan ada gambarnya juga tadi sya lihat dan saya sendri cek di pelabuaan dan ternyata memang benar bagi teman2 yang belum percaya dengan info ini tolong cek sendri di pelabuan jayapura, dan Bahwa babi-babi yg di kirim ini sudah disuntik virus penyakit siap dijual di jayapura dan sekitar beberapa kabupaten pegunungan dengan tujuan membunuh orang Papua

Babi 1 kapal khusus ribuan babi yg dibawa dan sementara ini truk2 yg dipasang oleh intel ada keluar masuk antar babi nya ke setiap toko b2 dan tempat penjualan babi yg ada di kota jayapura dan sementara ini ada perencanaan untuk bawa babi ini ke beberapa kabupaten pegunungan dan

Tolong ygan beli babi mendadak dan jangan cari babi yg harganya murah

Info ini tolong di sebarkan kepada teman adik kaka orang tua kluarga khususnya Orang Papua saja

Anda tidak sampaikan kepada teman lain nya maka anda tidak berjuang dan tidak berhasil melawan kolonialis anda sampaikan maka anda berhasil menyelamatkan bangsa Papua

Sumber: https://www.facebook.com/

One thought on “Awas! Babi-Babi Murah Beracun Dijual Di Tanah Papua

  1. OAP! Kita makan daging babi seharusnya sekali setahun, atau dua kali setahun atau tiga kali setahun atau 7 kali setahun saja, bukan tiap minggu, bukan tiap bulan, bulan tiap hari, bukan tiap jam.

    Kita harus hindari “rakus” makan daging babi, dan menjadi “penikmat” daging Babi.

    Kedua kita harus beli babi daro OAP saja, jangan dari penjuan orang Amberi

    Ya, kalau punya otak memang begitu!

Add Comment