Jelang 1 Desember, Bintang Kejora dikibarkan di Balai Kota Sydney

Jakarta, Jubi – Tepat pada pukul 9 pagi waktu Sydney, Australia, Jumat (30/11/2018) bendera Bintang Kejora berkibar di Leichhardt Town Hall, Sydney.
Australia West Papua Association (AWPA) , dalam rilisnya yang diterima Jubi, Jumat (30/11/2018), berterima kasih kepada Inner West Papua Council di Sydney karena telah mendukung pengibaran bendera nasional West Papua di tempat itu.
Pengibaran ini dilakukan dalam rangka memeringati hari bersejarah saat pertama kalinya Bintang Kejora dikibarkan di West Papua pada 1 Desember 1961 bersamaan dengan deklarasi Manifesto kemerdekaan “Negara West Papua”.
Sedianya pengibaran bendera di balai kota itu dilakukan tepat 1 Desember. Tetapi karena bertepatan dengan hari Sabtu, kantor tersebut libur, sehingga mereka melakukannya tanggal 30 November.
“Pada 1 Desember 1961 bendera nasional West Papua, Bintang Kejora dikibarkan secara resmi pertama kalinya disamping bendera negara Kerajaan Belanda. Saat itu, Belanda akhirnya hendak memberikan kemerdekaan pada rakyat West Papua. Namun momentum itu sekaligus menjadi tragedi besar karena kehendak merdeka itu segera dihancurkan Indonesia dan West Papua diserahkan ke Indonesia pada 1963,” tulis AWPA.
Namun, lanjutnya, hingga hari ini perjuangan untuk Papua mendapatkan hak  menentukan nasib sendiri masih terus berkobar.
Joe Collins, organisator AWPA menyebutkan karena alasan itulah rakyat Papua terus berhadapan dengan penangkapan dan penyiksaan oleh karena terlibat aksi-aksi damai untuk menggalang perhatian dunia, “semata-mata agar ketidakadilan yang dialami rakyat Papua di bawah kekuasaan Negara Indonesia diketahui luas”.
AWPA prihatin rangkaian penangkapan masih dilakukan oleh aparat keamanan jelang peringatan 1 Desember, “ini sebetulnya bentuk intimidasi kepada para aktivis agar tidak terlibat memeringati hari nasional Papua,” kata Collins.
Seperti diketahui, pengibaran bendera Bintang Fajar adalah tindakan ilegal di Indonesia.(*)

Comments

comments

Add Comment