Dua Prajurit TNI Gugur Ditembak Anggota OPM di Puncak Jaya, Papua

Kepala Staf Kodam XVII Cenderawasih, Brigjen TNI Tatang Sulaiman (kanan), bersalaman dengan perwakilan 23 anggota TPN-OPM Tingginambut.(KOMPAS.com)
Kepala Staf Kodam XVII Cenderawasih, Brigjen TNI Tatang Sulaiman (kanan), bersalaman dengan perwakilan 23 anggota TPN-OPM Tingginambut.(KOMPAS.com)

TIMIKA, KOMPAS.com — Dua prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Derah Rawan (Satgas Pamrahwan) gugur ditembak kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di Kabupaten Puncak Jaya, Papua, Minggu (19/8/2018).

Peristiwa itu bermula saat dua korban, yaitu Letda Inf Amran Blegur yang merupakan Komandan Pos Tingginambut dan Pratu Fredi, akan memberikan bantuan bahan makanan kepada anak-anak usia sekolah di Kampung Tingginambut yang berjarak kurang lebih 1 kilometer dari Pos. Keduanya bergerak menuju kampung tersebut pada sekitar pukul 13.30 WIT.

Namun, sekitar setengah jam kemudian atau sekitar pukul 14.00 WIT, Koramil Tingginambut mendapat informasi dari warga bahwa kedua anggota TNI itu dihadang KSSB dari Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Jembatan Tingginambut.

Baca juga: TPN OPM Sebut Perang Terbuka di Area Freeport, TNI Anggap Itu Tindakan Pengecut

Anggota Koramil dan Pos Satgas Pamrahwan pun bergerak ke Jembatan Tingginambut. Setibanya di jembatan itu, mereka menemukan kedua korban sudah tidak bernyawa dengan luka tembak dan sejumlah anak panah di tubuh mereka.

Kedua korban kemudian dibawa ke RSUD Mulia dengan mengunakan mobil ambulans. “Sekira pukul 17.45 jenazah korban tiba di RSUD Mulia,” kata Wakil Kepala Penerangan Kodam 17 Cenderawasih Letkol Inf Dax Sianturi dalam keterangan resminya, Minggu. Dax menjelaskan, pada Sabtu kemarin almarhum Letda Inf Amran Blegur bersama anggotanya telah berencana untuk memberi sumbangan bahan makanan kepada anak-anak usia sekolah yang berada di Kampung Tingginambut. Kegiatan itu sebagai bentuk rasa syukur para prajurit dalam memperingati HUT Ke-73 RI.

Baca juga: Presiden Jokowi Instruksikan Bangun Rumah untuk Eks Anggota OPM

“Kodam 17 Cenderawasih menyatakan dukacita mendalam atas gugurnya dua prajurit TNI yang merupakan putra-putra terbaik bangsa. Semoga almarhum chusnul chotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan,” ujar Dax. Pangdam 17 Cenderawasih Mayjen TNI George E Supit menyayangkan tindakan KKSB itu. “Mereka tidak menghargai saudara-saudaranya sendiri. Jelas kelompok itu bukan representasi orang Papua,” kata George.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Dua Prajurit TNI Gugur Ditembak Anggota OPM di Puncak Jaya, Papua”, https://regional.kompas.com/read/2018/08/19/22215021/dua-prajurit-tni-gugur-ditembak-anggota-opm-di-puncak-jaya-papua.
Penulis : Kontributor Kompas TV Timika, Irsul Panca Aditra
Editor : Egidius Patnistik

Add Comment