Mahasiswa pemakai koteka mendapat dukungan dari legislator

Mahasiswa berbusana koteka Divio Tekege di ruang kuliahnya (Jubi/Ist)
Mahasiswa berbusana koteka Divio Tekege di ruang kuliahnya (Jubi/Ist)

Jayapura, Jubi –  Sikap Devio Tekege, seorang mahasiswa Universitas Cenderawasih Jayapura, yang mengenakan pakaian adat koteka saat kuliah di kampus, mendapat dukungan dari anggota legislatif Papua, John NR Gobay yang mengatakan sikap Devio Tekege dan rekannya sangat positif.

“Bagi saya ini bentuk pengungkapan jati diri,” ujar John Gobay, saat merespon aksi lima mahsiswa di tiga kampus di Kota Jayapura, kepada Jubi, Sabtu (2/06/3018).

Menurut Gobay, aksi mengenakan pakaian adat bukan soal memalukan, melainkan keberanian menunjukkan dirinya sebagai anak Papua dengan budaya koteka. Gobay mengaku kagum dengan sikap pengakuan yang diekspresikan lewat penggunaan pakaian adat.

Ia menilai pengunaan pakaian adat sebagai sikap positif dan ekspresi mahasiswa yang muak dengan oleh penghancuran budaya atas nama modernisasi dan budaya nasional yang terpusat.

“Saya lihat mereka mau menunjukkan bahwa ini saya orang asli walau orang tua saya masih koteka saya bisa sekolah tinggi dan juga mereka tunjukan bahwa orang koteka masih eksis di tanah ini,” katanya.

Sementara itu mahasiswa pemakai pakaian adat, Tekege, sempat menjadi pusat perhatian rekan-rekan hingga dosen. Namun ia menolak saat sejumalah rekan dan dosen minta foto bersamanya.

“Saya pakai koteka bukan objek wisata,” ujar Tekege, saat diminta rekan dan dosen berfoto pekan lalu.

Mahasiswa semester delapan itu ke kampus denggan koteka. Ia jalan  ke kampus dengan percaya diri. (*)

Comments

comments

One thought on “Mahasiswa pemakai koteka mendapat dukungan dari legislator

  1. Pingback: West Papuan University Students with Traditional Clothes is A Promising Development – Melanesia News

Add Comment