Serangan bom di tiga gereja Surabaya: Pelaku bom bunuh diri ‘perempuan yang membawa dua anak’

Category: Terorisme 13 0
Bom meledak di tiga gereja di Surabaya dan korban tewas terus bertambah menjadi sembilan orang dan melukai 40 orang lainnya, kata pejabat kepolisian.
Bom meledak di tiga gereja di Surabaya dan korban tewas terus bertambah menjadi sembilan orang dan melukai 40 orang lainnya, kata pejabat kepolisian.

Pelaku bom bunuh diri di salah-satu gereja di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/05), diduga seorang ibu yang membawa dua anaknya, kata seorang pejabat polisi setempat.

“Ibu dan dua anaknya yang berupaya masuk ruang kebaktian ini sempat dihalau oleh seorang sekuriti di pintu masuk GKI jalan Diponegoro, Surabaya, sebelum kemudian (ketiganya) meledakkan diri di halaman gereja,” kata Wakapolrestabes Surabaya, Ajun Komisaris Besar Benny Pramono.

Keterangan kepolisian ini berdasarkan kesaksian seorang satuan pengaman (satpam) gereja GKI di jalan Diponegoro, Surabaya.

Ibu dan dua anak tersebut berupaya masuk ke ruang kebaktian ini, sempat dihalau oleh seorang satpam di pintu masuk GKI Jalan Diponegoro Surabaya, sebelum kemudian mereka meledakkan diri di halaman gereja.

“Sekuriti yang menghalaunya adalah salah satu korban yang terluka parah,” ucap Benny kepada wartawan.

Menurut Benny, perempuan dewasa dan dua anak tersebut tewas seketika di lokasi kejadian. Belum diketahui hubungan antara perempuan dan dua bocah tersebut.

Korban tewas terus bertambah [selanjutnya baca di sini]

Comments

comments

Related Articles

Add Comment