Mando Mote: Apa yang saya alami gambaran perlakuan kepada OAP

Category: Hak Asasi Manusia 1 1
Masyarakat asli Papua - Jubi/Arjuna.
Masyarakat asli Papua – Jubi/Arjuna.

Jayapura, Jubi – Wakil Ketua KNPI Kabupaten Deiyai, Papua, Mando Mote mengatakan, apa yang dialaminya saat debat kandidat pasangan calon (paslon) kepala daerah Deiyai di Nabire, 5 Mei 2018 lalu menggambarkan perlakuan aparat kepolisian kepada masyarakat Papua selama ini.

“Apa yang dilakukan polisi kepada saya, itu sudah menggambarkan perlakuan polisi kepada masyarakat asli Papua selama ini,” kata Mando Mote saat berkunjung ke Kantor Redaksi Jubi, Jumat (11/5/2018).

Menurutnya, saat pertemuan dengan berbagai pihak terkait, beberapa hari setelah pemukulan yang menimpa dirinya, ia menyampaikan kepada utusan Polda Papua, Mabes Polri, Kapolres Nabire dan pihak terkait agar menghapus stigma buruk kepada masyarakat asli Papua.

Katanya, jika stigma itu masih ada, sulit menghapus kekerasan terhadap masyarakat asli Papua.

“Polisi harus melakukan pendekatan dengan baik ke masyarakat. Jangan salah sedikit main pukul. Budaya kepolisian ini harus diubah,” ucapnya.

Katanya, jangan lagi ada stigma negatif kepada orang asli Papua, melayani masyarakat dengan hati, dan pendekatan baik ke masyarakat.

Anggota Komisi I DPR Papua bidang politik, hukum dan HAM, Laurenzus Kadepa menduga, selama ini ada oknum-oknum aparat keamanan yang terkesan membenci OAP. Akibatnya, ketika ada masalah, langsung melakukan kekerasan.

Katanya, sulit menciptakan pengamanan humanis jika ada oknum aparat keamanan yang terlanjur benci pada kelompok masyarakat tertentu. Siapa pun yang berupaya mengingatkan apakah Kapolda, Pangdam, Kapolri, Panglima TNI, bahkan presiden sekalipun, hasilnya akan nihil.

“Belajar dari kejadian debat kadidat Deiyai di Nabire, seorang perwira polisi di wilayah kota saja bikin begitu. Bagaimana dengan bintara atau yang pangkatnya lebih di bawah dan bertugas di pedalaman,” ujarnya. (*)

Comments

comments

Related Articles

One thought on “Mando Mote: Apa yang saya alami gambaran perlakuan kepada OAP

  1. mnews

    mnews

    Kekerasan oleh negara dibiarkan, kekerasan oleh rakyat juga dibiarkan, jadi bisa dibilang sengaja, bisa juga dicurigai direncanakan. Mana yang benar? Atau ini bukti kegagalan negara dalam melindungi Hak Asasi Manusia dari manusia yang dikleimnya sebagai rakyatnya?

    Reply

Add Comment