Pengalangan dana korban gempa bumi di PNG terus dilakukan

Category: Pasifik Selatan 4 0
Pemuda-pemudi Papua yang tergabung dalam “West Papua Solidarity For Earthquake Disaster In Papua New Guinea” (Solidaritas Papua Barat Untuk Korban Gempa Bumi di Papua New Guinea) saat foto bersama usai jumpa pers di sekretariat PMKRI - Jubi/Agus Pabika.
Pemuda-pemudi Papua yang tergabung dalam “West Papua Solidarity For Earthquake Disaster In Papua New Guinea” (Solidaritas Papua Barat Untuk Korban Gempa Bumi di Papua New Guinea) saat foto bersama usai jumpa pers di sekretariat PMKRI – Jubi/Agus Pabika.

Jayapura, Jubi – Solidaritas Papua Barat untuk korban gempa bumi di Papua New Guinea (West Papua Solidarity For Earthquake Disaster In Papua New Guinea) akan terus menggalang aksi.

Senin (12/3/2018) di lingkaran Abepura Jayapura, komunitas ini telah mengumumkan kepada seluruh rakyat di Papua Barat dari berbagai lapisan sosial,  bahwa mereka akan terus mengumpulkan bantuan, untuk membantu saudara sesama orang Papua, yang berbeda teritori Negara.

Hal tersebut dikatakan koordinator umum solidaritas tersebut, Samuel Awom saat mengelar jumpa pers di sekretariat PMKRI cabang Jayapura, Selasa (20/3/2018).

Ia mengimbau, kepada masyarakat internasional untuk menggalang solidaritas bagi rakyat di PNG yang tertimpa bencana alam, terutama kepada seluruh rakyat Papua dari berbagai lapisan sosial untuk turut bersolider dengan saudara-saudara Melanesia di Papua New Guinea yang tertimpa bencana.

“Maka pada hari ini, kami kembali menegaskan kepada seluruh pimpinan gereja di Tanah Papua, baik itu gereja Katolik dan Protestan agar menyerukan kepada seluruh gereja-gereja di tanah Papua, untuk melakukan aksi doa dan puasa, menyerukan kepada gereja-gereja untuk menggalang bantuan kepada para korban gemba bumi di PNG dan menyerukan kepada gereja-gereja untuk menjalankan kolekte/persembahan khusus bagi para korban gemba bumi di PNG,” ungkapnya.

Lanjutnya, seruan ini juga ditujukan kepada seluruh pimpinan Satuan Kepala Pemerintahan Daerah (SKPD) di Tanah Papua, agar turut berpartisipasi dalam aksi penggalangan dana bagi para korban gempa bumi di PNG. Selain itu, kepada seluruh pimpinan paguyuban-paguyuban di tanah Papua agar juga menyerukan kepada warganya, turut berpartisipasi dalam aksi penggalangan dana.

Sementara itu, Chris Dogopia selaku sekretaris solidaritas tersebut mengatakan hal yang sama.

“Selain aksi penggalangan dana di jalanan, kami juga akan menggalang dana dalam bentuk sumbangan sukarela di masing-masing asrama dan kampus-kampus. Oleh karena itu, kami meminta agar penghuni asrama-asrama dan mahasiswa dapat bersolider untuk pada korban gempa di PNG.”

Menurutnya, dalam jumpa pers yang dilaksanakan itu, pihaknya juga ingin mengumumkan, jika posko pusat Solidaritas Papua Barat Untuk Korban Gempa Bumi di Papua New Guinea telah dibuka di Sekretariat PMKRI (Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia), yang bertempat di bilangan Gerilyawan, nomor 64 (Gedung LBH, lantai 1), Jayapura. Sehingga seluruh warga masyarakat yang hendak memberikan bantuan dapat diantarkan langsung pada posko tersebut.

“Kami telah membuka nomor rekening Solidaritas Papua Barat Untuk Korban Gempa Bumi di Papua New Guinea. Oleh karena itu, kepada seluruh warga masyarakat di tanah Papua yang solider dan hendak menyumbang, dapat langsung pada nomor Rekening: 3415-01-044840-53-7, Bank BRI, a.n: West Papua Solidarity. Post Kontak: 082199697331 (Sisil),” terangnya.

Hingga saat ini kata dia, dana yang sudah terkumpul dari aksi penggalangan sementara, berjumlah Rp15.576.900,- (Lima Belas Juta Lima Ratus tujuh Puluh Enam Ribu Sembilan Ratus Rupiah),” ujarnya.

Kata Chris, aksi solidaritas dimulai pada 15 Maret 2018 dan akan berakhir pada 15 April 2018. Seluruh sumbangan baik itu dana dan bantuan lainnya akan dikirimkan kepada para korban gempa bumi di PNG. Aksi Penggalangan dana dan bantuan bagi para korban gempa bumi di Papua New Guinea yang dilakukan, merupakan wujud solidaritas dari rakyat Papua Barat.

“Ini merupakan wujud dari solidarias rakyat Papua Barat bagi korban bencana alam di PNG yang saat ini membutuhkan bantuan dari berbagai pihak,” tukasnya.  (*)

Comments

comments

Related Articles

Add Comment